Pages

Kamis, 06 Agustus 2015

BELUM NIKAH KARENA TAKUT RIZKI

Berani Nikah?

Seorang teman bilang ke saya, "kamu kok berani banget nikah, mau dikasih makan apa anak dan istri?".

Pertanyaan serupa sebenarnya juga pernah diajukan oleh ustadzah istri saya waktu ta'aruf (waktu ta'aruf saya hanya sendiri tanpa ada satu orangpun yang nemanin), sang ustadzah bertanya, " emang betul2 sdh siap mau nikah?, anak dan istri sdh dipikirkan makan apa?".

Waktu itu jawaban saya simpel, "sudah siap ustadzah, buktinya sampai saat ini saya masih hidup dan bisa makan", jawab saya dg santai :).

Alhamdulillah setelah menikah Allah penuhi janjinya, selalu ada jalan rizki yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan, Allah Sang Maha Rahman yang menjamin rizki manusia.

Menikah merupakan salah satu sunnah Rasul, bahkan Rasulullah mnjanjikan ada 3 kondisi manusia yang pasti Allah bantu memberinya  jalan keluar, salah satunya adalah seseorang yang ingin menikah karena ingin menjaga kehormatannya.

Jika menikah adalah ibadah, masak Allah akan menyulitkan hambanya untuk menjalankan ibadah?
Rasulullah menjanjikan pertolongan Allah bagi yang menikah untuk menjaga kehormatannya, masak kita masih cemas dan ragu dengan janji Rasulullah??

Sebelum menikah ada kalimat yang selalu saya ulang2 dalam hari2 saya, terutama setelah sholat, yaitu kalimat yang terdapat didalam surat An-Nisa,

وَعْدَ اللَّهِ حَقًّا ۚ وَمَنْ أَصْدَقُ مِنَ اللَّهِ قِيلً

"Dan janji Allah itu benar, dan Siapakah perkataannya lebih benar dari Allah?".

Mengulang ayat ini membuat hati lebih tenang dan yakin untuk melangkah.

Teringat nasehat seorang ustadz,  "jika keraguan itu menghampirimu, maka ingatlah SHADAQALLAHUL ADZIIM"

0 komentar:

Posting Komentar