Pages

Jumat, 25 April 2014

OH HAFALAN, BEGITU CEPAT KAU PERGI

Hafalan Al-Quran itu sangat cepat hilangnya, bisa jadi kita menghafal pagi, sorenya sudah hilang. Menghafal malam, pagi sudah berkurang. Atau bahkan menghafal saat ini, beberapa jam kemudia hafalannya sudah mengalami cacat.

bagi orang yang pernah menghafal Al-Quran - baik seluruhnya maupun sedikit -, tentu merasakan kondisi ini. Disinilah tantangan sekaligus keindahan para penghapal Al-Quran, ia dituntut untuk terus berinteraksi dg keras, tanpa mengenal waktu dan tempat.

Inilah yang digambarkan dalam hadist Rasulullah s.a.w yg di riwayat imam Bukhari dan Muslim daripada Ibn Umar r.a, : "Perumpamaan orang yang menghafal al-Quran adalah seperti seekor unta yang diikat. Jika ia terus mengikatnya, maka ia dapat menahannya. Dan jika ia melepaskannya, maka unta itu pun pergi."

Dan dalam hadist yang lain, yang diriwayatkan oleh imam Bukhari, "Biasakanlah membaca Al-Quran, karena hafalan Al-Quran itu lebih mudah hilangnya daripada lepasnya onta yang diikat".

Karenanya menghafal Al-Quran itu adalah aktifitas seumur hidup, tidak terikat oleh ruang dan waktu. Tidak ada ceritanya orang yang sudah hafal Al-Quran merasa aman dg hafalannya, shg tidak lagi memurajaah hafalannya.

Istiqomah, semoga kita diberi keistiqomahan. Semoga keistiqomahan mengalahkan kejenuhan.

0 komentar:

Posting Komentar