Pages

Jumat, 25 April 2014

KEJAMNYA MEDIA

Kejamnya Media

Baru 1 pekan suami gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah meninggal dunia. Tentunya diwaktu sesingkat itu masih menjadi waktu duka dan berkabung bagi Beliau.

Dalam adat dan adab, seharusnya keluarga yg ditinggalkan harus dihibur, dinasehati supaya kuat dan tabah, dihindari dari masalah baru, dan didoakan supaya mendapat kebaikan.

Tapi sungguh kejam media-media kita, baru 1 minggu Ratu Atut ditinggal meninggal suaminya, tapi beliau sudah dikejar2 wartawan, ditanya tentang kasusnya, ditanya tentang pembelian tas dan pakaiannya, kasus dan kejekannya dibuka walau masih dalam keadaan berduka/berkabung.

Kadang saya bertanya, dimana hati para wartawan itu? Apakah tidak ada simpati dan empati atas musibah yg menimpa mangsanya? Apakah demi berita mereka tak peduli lagi rasa kemanusiaan? Bagaimana jika terjadi dg mereka atau kluarga mereka, apakah mereka rela?

Biarkanlah Ratu Atut tenang dulu, jangan ditambah beban beliau utk memikirkan kasusnya, jangan buat dia bersedih setelah kesedihan ditinggal suaminya.

Terlepas dari Ratu Atut benar atau salah, sisakanlah rasa kemanusiaan untuk beliau, wahai para wartawan pemburu berita.

0 komentar:

Posting Komentar