Pages

Minggu, 27 April 2014

ISTRIKU, KITA AKAN BERJUANG BERSAMA DIJALAN DAKWAH.

Istriku, Kita Akan Berjuang Bersama Dijalan Dakwah.

saat menghadiri walimah bersama kader PKS (baca: kader dakwah), saya melihat sepasang suami istri yg juga merupakan kader PKS, saya sedikit heran karena dalam kegiatan-kegiatan DPRa PKS di tempat saya, saya tidak pernah melihat sang suami, sedangkan istrinya kader yg super militan yg selalu hadir dlm kegiatan-kegiatan dakwah.

saya bertanya kesalah seorang ikhwah disamping saya, beliau menjelaskan kalau suaminya memang tidak aktif di PKS, bahkan beliau tidak tahu apakah sang suami aktif tarbiyah atau tidak.
saya juga baru mengetahui dari ikhwah tersebut, banyak kader di sini yg istrinya sangat militan, tapi suaminya tidak pernah (atau mungkin sangat jarang) ikut agenda-agenda dakwah, ada juga yg hanya sebatas simpatisan.

akhirnya saya berkata didalam hati, saya ingin istri saya adalah pasangan yang sama-sama aktif berjuang dalam barisan dakwah ini.

saya ingin mengatakan kepada istri saya;

istriku, saya ingin kita membangun keluarga dibawah ketaatan kepada Allah, kita menjadikan Allah diatas segala-galanya.

istriku, saya ingin kita membangun keluarga yg Qur'ani, setiap saaat rumah kita dilantuni ayat suci, diantara kita saling mengingatkan utk selalu dekat dg Qur,an, kita bangun keluarga kita dg visi Qur'ani, kita didik anak-anak kita sejak belia dg Al-Qur'an. kita jadikan anak-anak kita menjadi hafidz/ah sejak usia dini.

wahai istriku, saya ingin kita menjadi keluarga yang saling mengingatkan dalam kebaikan, yang dari keluarga ini lahir beribu kebaikan, dan itu dirasakan oleh kita, keluarga2 kita, lingkungan kita, bangsa, dan terlebih agama kita.

istriku, saya ingin kita bertemua dijalan dakwah, dan keluarga kita di bangun atas visi dakwah. kita akan berjuang bersama dijalan dakwah ini, kita akan saling menguat jika salah satu diantara kita mulai lemah. kita akan terjuan bersama dalam kegiatan-kegiatan dakwah (tanpa melupakan keluarga/anak). dijalan dakwah kita bertemu, dan kitapun akan berkorban untuk dakwah.

istriku, semoga Allah beri keberkahan kepada keluarga kita, sehingga sakinah, mawaddah, dan warahmah menyelimuti keluarga kita.

istriku, saya ingin seperti, dan semoga Allah mengabulkannya.
.....

ehh tunggu dulu, ternyata saya belum punya istri, :d.
kalau begitu saya ingin mengatakan kepada calon istri, saya ingin seperti itu.

eh, baru nyadar lagi kalau saya belum punya calon, :).
kalau begitu saya katakan, wahai tulang rusuk-ku yg telah dipersiapkan Allah untukku, dimanapun saat ini kamu berada, saya ingin mengatakan, Semoga Allah takdirkan menjadi pasangan yg sama-sama berjuang dijalan Allah. :)

*27 April 2014, ditulis setelang pulang dari kondangan walimahan.


2 komentar:

  1. Subhanallah..tulisannya blak2an nian, mudah2an terwujud, amin.. :)

    BalasHapus
  2. اللهمّ استجب دعا ٕه بوسيلة ما حفظه من القرآن و حسن نيته

    BalasHapus