Pages

Jumat, 25 April 2014

DIMANA RASA MALU ITU

Dimana Rasa Malu Itu?

Saya cukup tersentak ketika membaca berita online (maklum gak punya TV, semua info dari berita online :) ), bagaimana seorang artis perempuan tanpa malu mengungkap ke publik jika ia sudah pernah "tidur" dg seorg pria, padahal nyata pria itu bukan suaminya.

Beberapa waktu yg lalu juga heboh di media ttg hal serupa, pengakuan beberapa artis kalau dirinya pernah "tidur" dg seorg pria yg lagi disorot2 media.

Yang menjadi pertanyaan saya, dimana rasa malu mereka? Apakah mereka menganggap "tidur" dg bukan suami itu bukan aib? Kok bisa2nya dg tanpa malu membeberkan aib mrk shg semua masyarakat indonesia tahu?
Apakah ini gambaran kondisi masyarakat indonesia scr umum, menganggap zina bukan sesuatu aib yg memalukan lagi? Apakah zina sudah menjadi hal yg biasa?
Na'udzubillahi min zalik.

Padahal membuka aib/perbuatan sendiri kpd org lain merupakan dosa besar, bahkan merupakan dosa yg tidak diampuni.

Lihat hadist Rasulullah berikut:
“seluruh umatku akan diampuni dosa-dosanya, kecuali orang-orang yang terang-terangan (memamerkan dosanya). Diantara yang terang-terangan berbuat dosa adalah seseorang yang pada waktu malam berbuat dosa, kemudian diwaktu malam ia menceritakan kepada manusia dosa yang dia lakukan semalam, padahal Allah telah menutupi aibnya. (HR. Bukhari-Muslim)."

Malu dg kemaksiatan diri juga merupakan ciri keimanan seseorang, lalu bagaiamana ktk seseorang tanpa rasa malu mengungkapkan maksiatnya kpd org lain, bahkan kpd seluruh masyarakat indonesia???

0 komentar:

Posting Komentar