Pages

Jumat, 25 April 2014

APAKAH GAY/LESBIAN ITU FITRAH

"Apakag Gay Itu Fitrah?".

Pemda Kab Bungo baru-baru ini membuat sebuah kejutan. dalam acara perayaan HUT Kab. Bungo, Pemda mengundang perwakilan waria/gay untuk menjadi pengisi acara.

Saya masih tidak habis pikir dengan kebijakan yang dilakukan oleh pemda bungo, dan kebijakan ini tentu berdampak besar dengan semakin maraknya waria di kab bungo. Seharusnya pemda membuat kebijakan bagaimana penertiban terhadap waria, bukan malah seolah-olah melegalkan dan mendukung aktivitas waria.

Ada yang beranggapan gay itu merupakan fitrah, jadi tidak masalah dengan apa yang dilakukan oleh pemda kab bungo tsb. Lalu apakah benar Gaya adalah fitrah?

Sebelumnya mari kita lihat bagaimana sikap Rasulullah, para sahabat, dan ulama mazhab terhadap kaum gay ini, ini saya ambil dr kita Fiqh Sunnah Karya Sayyid Sabbiq.

Dalam hadist Yang diriwayatkan oleh imam ahmad, Abu Daud, Nasa'I, dan yang lainnya, Rasulullah bersabda:

"barangsiapa yg menemukan (sebagian umatku) yg mempraktikkan perbuatan kaum luth (homosesk/gay), maka bunuhlah sipelaku (subjek) dan objeknya".

Para sahabat Rasulullah menghukumi para pelaku gay dengan dibunuh, walau mereka berbeda pendapat seperti apa cara membunuhnya.

Menurut Abu bakar dan Ali Ra, pelaku homoseks/gay dibunuh dg pedang, lalu dibakar

Menurut Umar dan Ustman Ra, pelaku homoseks/gay dilemparkan ketembok hingga meninggal.

Sedangkan menurut Ibnu Abbas ra, pelaku dilempar dr bangunan tertinggi yg ada dlm suatu kawasan.

Kemudian ulama mazhab Syafi'I berkata: "berdasarkan dalil ini kami mengambil kesimpulan bahwa hukuman bagi pelaku homoseks adl dirajam, baik apabila ia muhsan (sudah menikah) maupun belum (masih bujang)."

Kenapa hukuman bagi pelaku homoseks/lebih keras drpd pelaku zina biasa, ini menggambarkan dosa homosesk lebih besar drpd zina, dan kebencian Allah kpd pelaku homoseks/gaya juga lebih besar.

Dalam Al-Quran sendiri Allah mengazab pelaku gay dg azab yang sangat dahsyat, dan menyebut kelakuan ini sebagai kelakuan yang sangat keji.

Para ulama sepakat akan keharaman perilaku homoseks/gay ini.

Lalu pertanyaannya apakah sifat Gay ini fitrah?
Secara logika sederhana tidak mungkin Allah mengharamkan sesuatu yang bersifat fitrah. Fitrah adl ciptaan Allah, dan tidak mungkin ia menciptakan jika itu haram.

Maka gaya itu bukan fitrah, tapi ia merupakan penyimpangan.


Wallahu a'lam, saya tidak tahu bagaimana pemda mempertanggung jawabkan kebijakannya diakhirat kelak.

0 komentar:

Posting Komentar