Pages

Jumat, 14 Maret 2014

UKHUWAH PENGUAT IMAN

Ukhuwah Penguat Iman.

Iman itu fluktuatif, yazidu wa yankus, bisa bertambah dan berkurang. Inilah yang menjadi keyakinan ahlussunnah wal jamaah.

Bertambah dan berkurangnya iman bisa terjadi pada siapa saja, rasa malas bisa menimpa siapa saja, futur juga sesuatu yg hampir setiap orang pasti alami. Apalagi untuk orang sekelas kita, sedangkan para sahabat dan ulama salaf saja mengakui mengalami hal ini.
Iman bertambah krn ketaatan, dan berkurang krn maksiat.

Sangat indah ungkapan ulama salaf ini, "jika aku mendapati diriku dlm keadaan lemah beribadah/futur, maka aku menemui si fulan, maka aku mendapati aku semangat kembali dlm beribadah (tanpa diberi nasehat oleh fulan)".

Iya, itulah kekuatan berkumpul bersama org sholeh, itulah kekuatan ukhuwah. Ingat lagu tombo ati nya opick, salah satu obat hati itu adl berkumpul dg org2 sholeh.

Saya rasa kita juga pernah mengalami, saat kondisi kita lagi malas beribadah, iman terasa menurun, saat kita merasa futur, namun saat kita berkumpul dg teman2 kita yg sholeh (punya keinginan menjadi sholeh), ada semangat yg muncul dlm diri kita, walaupun saat berkumpul/bertemu, tdk ada tausyiah yg keluar dr mulut teman kita. Tapi saat berkumpul dan melihat wajah mereka, ada aura positif yg kita rasakan yg mengalir kdlm diri kita, ada semangat yg muncul pd kita.

Marilah kita terus bersama orang2 sholeh, berteman akrab dg mereka, insya Allah ini menjadi modal bagi kita untuk tetap istiqomah dlm kebaikan.

Bukankah Rasulullah sendiri mengatakan, jika ingin mengetahui seseorang, maka lihat teman dekatnya.
Teman itu menunjukkan siapa diri kita, saat malam hari renungilah diri kita, renungi sifat teman kita, insya Allah kita akan mampu menilai siapa sebenarnya diri kita.

Kenapa kita masih tetap masih bertahan dg teman2 yg tdk memberi manfaat sedikitpun buat kebaikan akhirat kita, kenapa kita terus menjadikan mereka sbg teman akrab? Apa motivasi kita?
Kenapa kita rela menjauh dr teman yg sholeh demi mereka? Berangsur2 menghindar dan menjauh dr para ikhwah yg punya komitmen islam yg baik, knp itu kita lakukan?
Berangsur2 kita menghindar dr lingkungan yg baik, bisa jadi itu pertanda kita berangansur2 meninggalkan kebaikan itu sendiri.

Berteman dg tukang besi, maka kita akan tertular baunya, berteman dg penjual parfum, akan tertular harumnya.
Mara kita erat lagi ukhuwah kita dg org2 sholeh/ingin menjadi sholeh, perbanyak teman yg sholeh.

Salam ukhuwah penuh cinta, semoga ukhuwah ini membawa manfaat utk akhirat kita.

Sholahudin, jakarta 11 feb 2014. Maghrib menjelang isya.


0 komentar:

Posting Komentar