Pages

Rabu, 05 Maret 2014

Cinta Buta Berujung Benci Buta



Saya sering bilang, pilah-pilih lah untuk jatuh cinta. Jika memang sdh terlanjur jatuh cinta, pertimbangkan baik2 untuk manjadikan org yg dicintai menjadi pasangan pasangan hidup.

Cinta manusia kpd manusia lain itu tidak kekal, ia akan selalu berubah seiring waktu. Bisa jadi rasa cinta itu bertambah, namun juga bisa cinta itu berubah menjadi benci.

Banyak kasus, pasangan yg dulu bilang cinta mati, tapi setelah menikah dan tidak beberapa lama, cintanya berubah menjadi benci, tidak ada sedikitpun rasa cinta dan kebaikan yg ia lihat (pada mantan pasangannya), bahkan mereka menjadi musuh.

Maka saran saya, jangan menjadikan "cinta" sebagai alasan utama untuk memilih pasangan, karena cinta bukan benda yg bersifat tetap, cinta bersifat dinamis yg bisa berubah kapan saja.

Kasihan melihat teman yg jatuh cinta dg perumpan yg tidak bagus agama, akhirnya ia menjadi buta oleh cinta nya, akhirnya tidak mempedulikan agama dan akhlak si perempuan, dan akhirnya jadilah ia menyesal dg pilihannya. Ingat, Cinta itu bisa berubah.

Lebih kasihan melihat kaum ibu-ibu, sdh tau orang yang di cintai nya jauh dari agama, buruk akhlaknya, penjudi, pemabuk, dan segudang keburukan lain yang dimiliki orang yg di cintainya. Tapi cinta telah membutakannya, ia tetap memiliha pria dg segudang keburukannya tsb sbg pasangannya, nasehat yg datang tak ia pedulikan. Akhirnya setelah menikah, hidup dalam satu rumah, cintanya pun beransur pudar seiring sikap pasangannya, dan berakhir dg kebencian yg mendalam saat mereka memutuskan untuk berpisah. Sumpah serapah ia keluarkan pada pria pilihan yang dulu sangat ia cintai. Lalu kemana cinta yg dulu begitu mendalam? Cinta itu telah pergi, ia berganti dg kebencian.
Dan sangat banyak kita temui kasus seperti ini. Sungguh kasihan....

Realistislah untuk jatuh cinta, jatuh cintalah dg cerdas, dan jadikanlah agama sebagai faktor utama dalam memilih pasangan, juga memilih teman akrab. :)

*Ahmad Sholahudin, jakarta 05 maret 2014. Pukul 22.28

0 komentar:

Posting Komentar