Pages

Jumat, 25 Januari 2013

HUKUM FOTO PROFIL FACEBOOK (Membuka Aurat)




Tiba-tiba saya tertarik menulis tentang “foto profil facebook”,  saya baru menyadari bahwa ternyata permasalahan ini bukanlah permasalahan sederhana, tapi merupakan urusan yang sangat besar dalam agama. foto profil facebook yang saya maksud disini adalah yang menampakkan/memperlihatkan aurat pengguna akunnya, ini terutama sering terjadi bagi perempuan, tapi juga termasuk bagi laki-laki yang membuka aurat.

Seperti yang saya sampaikan, permasalahan ini bukanlah permasalahan yang sederhana, karena ini menyangkut masalah dosa/maksiat. Dalam masalah dosa tidak ada masalah kecil, semuanya besar dalam pandangan agama. bahkan kalaupun kita menilai sebuah dosa kecil, maka jangan lihat dosanya, tapi lihatlah kepada siapa anda bermaksiat/berbuat dosa.

Dalam masalah memasang foto facebook yang membuka aurat, minimal terdapat 3 maksiat/dosa yang dilakukan, yaitu membuka aurat itu sendiri, membuat orang berdosa, dan memamerkan perbuatan dosa.

1.      Dosa membuka aurat

Sudah diketahui bersama bahwa foto facebook yang kita pasang sebagai foto profil bisa diakses/dilihat oleh siapapun, baik laki-laki maupun perempuan, mahram atau bukan mahram, kenal atau tidak kenal, setiap orang punya kesempatan melihat aurat pada foto profil tersebut. Maka ini jelas merupakan dosa besar, yaitu dosa membuka aurat. Menutup aurat didalam islam sudah sangat jelas hukumnya, yang membuka aurat jelas haram dan merupakan perbuatan dosa.

Perintah menutup aurat secara tegas terdapat didalam Al-Quran, lihat QS. Al-Ahzab: 59 dan QS. An-Nur: 31.

Ancaman untuk yang membuka aurat juga sangat tegas dan jelas, coba kita lihat Hadist yang diriwayatkan oleh Imam Muslim: “ada 2 golongan dari ahli neraka yang belum pernah saya lihat keduanya, yaitu (1) kaum yang membawa cambuk seperti seekor sapi yang mereka pakai buat memukul orang (penguasa yang kejam), (2) perempuan-perempuan yang berpakaian tetapi telanjang, yang cenderung kepada perbuatan maksiat dan mencendrungkan orang lain kepada perbuatan maksiat, rambutnya seperti punuk unta, mereka tidak akan masuk surga, bahkan mereka tidak akan mencium baunya surga. Padahal bau syurga itu tercium sejauh perjalanan sekian-sekian”.

Na’udzubillah, orang yang membuka aurat diancam tidak akan masuk surga, bahkan mencium baunya surga saja tidak.

Islam mempunyai ketentuan dalam menutup aurat, menutup aurat bukan berarti membalut tubuh yang masih memperlihat lekuk-lekuk tubuh. Menutup aurat juga bukan berarti membungkus tubuh yang masih memperlihat bayang-bayang tubuh.
2.      Dosa karena membuat/mengundang orang berbuat berdosa

Setiap lawan jenis yang melihat auratnya dengan sengaja, maka yang melihat akan berdosa. Yang memperlihatkan auratnya (memasang foto profil) akan menanggung 2 kali lipat, yaitu dosa membuka aurat dan dosa membuat/mengundang orang berdosa/bermaksiat.

Setiap lawan jenis yang melihat foto profil (yang membuka aurat), maka pemilik foto profil akan selalu menanggung dosa. Na’udzubillah, ini merupakan permasalahan dan kerugian yang sangat besar bagi seorang muslim.

3.      Dosa memamerkan dosa

Rasulullah Saw. Bersabda: “seluruh umatku akan diampuni dosa-dosanya, kecuali orang-orang yang terang-terangan (memamerkan dosanya). Diantara yang terang-terangan berbuat dosa adalah seseorang yang pada waktu malam berbuat dosa, kemudian diwaktu malam ia menceritakan kepada manusia dosa yang dia lakukan semalam, padahal Allah telah menutupi aibnya. (HR. Bukhari-Muslim).

Memasang foto profil yang membuka aurat berarti memerkan kemaksiatan. Membuka aurat adalah perbuatan dosa/maksiat, dan menjadikannya sebagai foto profil berarti memerkan dosa/kemaksiatan tersebut. Cukuplah Hadist ini menjadi cambuk dan nasehat bagi kita, orang yang memerkan perbuatan dosa diancam tidak diampuni dosanya. Na’udzubillah.

Saudara dan saudariku, sudah sangat jelaslah bagi kita perkara memasang foto profil yang membuka aurat bukanlah perkara sederhana. Bahkan ada yang mengatakan dosa memasang foto facebook yang membuka aurat merupakan dosa 24 jam, sekali lagi saya katakan dosa 24 jam. Dosa akan terus mengalir kepada  kita selama ada yang melihat foto profil kita, bahkan ketika kita sedang tidak bermain facebook. Dosa terus mengalir kepada pengguna foto profil walau mungkin kita sedang tidur, sedang belajar, bahkan dosa terus mengalir ketika kita sedang beribadah. Bahkan lebih tragis KETIKA KITA SUDAH MENINGGAL KITA MASIH BERBUAT DOSA, yaitu ketika ada yang melihat foto profilnya. Ketika kita sudah meninggal, dosa foto profil kita masih terus mengalir kepada kita, menjadi DOSA JARIYAH bagi kita

Pilihan ada ditangan kita, apakah tetap mempertahankan dosa yang terus mengalir ini atau menekan tombol delete/menghapus semua foto profil yang memperlihatkan aurat. Sebelum semuanya terlambat, sebelum ajal menjemput kita dan kita belum sempat menghapus foto tersebut, dan sebelum hal tersebut menjadi dosa jariyah bagi kita.

Tulisan ini merupakan bentuk kepedulian saya terhadap saudara/i saya, banyak yang tidak sadar dengan kesalahan fatal ini. Semoga ini bermanfaat bagi saudara/i yang seiman. Sebagai bentuk kepedulian ada rasa cinta terhada saudara/i kita seiman, mohon bantuan untuk menyebarkan tulisan ini. Semoga menjadi ibadah dan amalan dakwah bagi kita yang menybarkan ini.


*Ahmad Sholahudin; Jakarta, 25 Januari 2013.

14 komentar:

  1. Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakaatuh
    Subhanallah Pak Ahmad, tulisan anda sangat bermanfaat dan patut untuk dijadikan renungan bahwa foto profil kita memanglah bukan hal yang remeh. Alangkah rugi sekali, bahkan setelah matipun kita masih menerima aliran dosa dari hal remeh yang tidak kita sangka mudharatnya.

    Saya mohon izin dari Pak Ahmad untuk saya bisa menyalin buah pikiran bapak dalam bentuk tulisan ini ke blog saya, insha Allah akan saya tulis ulang dalam kalimat saya dengan menyertakan link bapak sebagai sumber utamanya.

    Terima kasih atas kepedulian bapak terhadap fenomena ini. Semoga Allah SWT menjaga bapak sekeluarga dan menghitung tulisan ini sebagai amal jariyah bapak. Insha Allah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. waalaykumussalam,,
      silahkan akhi, semoga bermanfaat.
      salam ukhuwah

      Hapus
  2. waw,., keren ni informasinya, anda sangat detail sekali menjelaskan semua isi dan paedahnya,.,
    sip saya sangat dukung dengan apa yang anda katakan,.,.

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih, semoga kaum wanita semakin tersadar.

      Hapus
  3. neraka tanpa surga hampa
    iblis tanpa malaikat hampa
    allah tanpa mahkluk sirna
    ulama tanpa murid binasa
    bumi tampa langit gelap
    matahari tanpa bulan terang terus
    perang tanpa damai mati

    BalasHapus
  4. Bismillah, ijin untuk dishare di Facebook itu sendiri akhi

    BalasHapus
  5. terimakasih pak ahmad....
    izin share di FB ya pak? :)

    BalasHapus
  6. pengen tau cuplikan kitabnya pak, gak usah yang hadis sama al quran, cukup kitabnya aja. hal berapa. soalnya kalo kitab itu wes jelas dari Quran Hadist...

    makasih.

    BalasHapus
  7. Itu yang comment "allah tanpa mahluk sirna" , dikoreksi , tanpa mahluk sekalipun allah tetap allah , allah ga butuh mahluk , mahluk butuh allah

    BalasHapus
  8. Sngat di sayangkan begitu banyak wanita yang mempertontonkan auratnya di facebook. Ratusan bahkan jutaan orang yang melihat auratnya selama 24 jam tak pernah berhenti.

    BalasHapus
  9. Saya izin mengcopy sebagian kata2 tulisan indah ini. Semoga Allah menjadikan tulisan ini sedekah jariyah bagi Anda. Terimakasih sebelumnya.

    BalasHapus
  10. Saya ijin bertanya, bagaimana apabila jika saya sudah bertaubat saya sudah menghapus foto saya, tetapi saya lupa(tidak ingat sekali) kalau foto saya yg masih terlihat aurat nya ada di teman yang masih dipublikasi, itu bagaimana yah? Saya takut 😢😢

    BalasHapus